KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNDIP DAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIMUS

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNDIP DAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIMUS

Guna Memenuhi Tugas Matakuliah Managemen Koleksi

Kelompok: Dicki Agus Nugroho A2D009042; Hendy Prasetya A2D009057

Jurusan S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang 2011

I.                   Pendahuluan

Suatu perpustakaan yang telah berdiri sejak lama atau pun baru saja berdiri pastilah memiliki beberapa kegiatan. Kegiatan yang sudah dilaksanakan pastilah dilaksakan berdasarkan kebijakan dari pemimpin atau stakeholdernya masing-msing perpustakaan. Ada banyak kegiatan dan program suatu perpustakaan seperti koleksi, layanan, jasa, kepustakawanan, pemustaka dll. Kami mendapatkan tugas khusus dalam hal koleksi. Suatu perpustakaan juga memiliki beberapa program untuk mengembangan koleksi yang ada di perpustakaan. Program-program tersebut dilaksakan oleh pustakawan berdasarkan kebijakan dan perintah dari pemimpin atau kesepakatan bersama. Adapun kebijakan-kebijakan tersebut dapat dirangkum dalam suatu aturan otentik yang disahkan oleh pemimpin yang selanjutnya menjadi pedoman bagi pustakawan dan pegawai perpustakaan. Ada pula yang hanya menjadi kesepakatan bersama dari seluruh pustakawan dengan persetujuan pemimpin. Ada 2 contoh kebijakan yang menjadi acuan kami untuk membandingkan diantara kedua kebijakan tersebut untuk menginovasi suatu kebijakan yang layak untuk suatu perpustakaan. Kami mengambil kebijakan pengembangan koleksi dari perpustakaan Fakultas Kedokteran Undip Semarang dan perpustakaan Fakultas Kedokteran Unimus Semarang.

II.                Kebijakan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Fakultas Kedokteran Undip Semarang

  1. Informasi

Perpustakaan FK Undip berdiri pada tahun 1963 yang menempati ruang Anatomi di Kompleks Rumah Sakit Dokter Karyadi di bawah kepemimpinan Ibu Rubiyati, S.H.Seiring bertambahnya koleksi yang membutuhkan ruangan yang lebih luas, maka perpustakaan dipindahkan ke ruang 12 A dengan disertai pergantian pimpinan kepada Ibu ERS Yunus, S.H.Dibawah kepemimpinan Ibu ERS Yunus, S.H., perpustakaan mengalami beberapa kali perpindahan tempat dari ruang 12 A dipindahkan ke Asrama Perawat, kemudian dipindah ke Kantor Fakultas Kedokteran / Dekanat.Pada tahun 1987, akhirnya Perpustakaan FK Undip memiliki gedung sendiri yang cukup representatif seluas 750 m2, memiliki 3 lantai yang terletak di Jln. Dr. Soetomo No. 14 Semarang sampai dengan sekarang.Pada tahun 1994 kepemimpinan Ibu ERS Yunus, S.H diserahterimakan kepada Bpk. Tarmin, karena beliau memasuki masa pensiun. Kemudian pada tahun 2005, kepemimpinan Perpustakaan FK Undip diserahterimakan kepada Ibu Sri Kunarsih, S.Sos. sampai dengan sekarang.

Visi
Terwujudnya perpustakaan sebagai pusat sumber belajar bagi mahasiswa FK Undip pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Misi
Mendukung Program Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu :

  1. Pendidikan,
  2. Penelitian, dan
  3. Pengabdian pada Masyarakat
  1. Hal yang tercakup dalam Kebijakan

Sumber Dana, Pengadaan, Jenis Koleksi, Koleksi tambahan, Penyiangan, StockOpname, Kerjasama, Pelayanan Koleksi, Prosentase Koleksi.

  1. Kelebihan & kekurangan

Kelebihan

  • Kliping tersedia
  • Lantai 3 sebagai ruang sirkulasi
  • Kerjasama dengan Toko Buku
  • Kerjasama dengan penerbit FK seluruh Indonesia

Kekurangan

  • Stock Opname setahun sekali
  • Hanya Judulnya saja dalam meelusur buku dan skripsi
  • Koleksi AV kurang maksimal
  • Fotocopi Koleksi terlalu lama yaitu satu hari

III.             Kebijakan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Fakultas Kedokteran Unimus Semarang

  1. Informasi

1983 adalah awal sejarah bermula. bersamaan berdirinya Akper Muhammadiyah Semarang. Sebuah ruang  nan sempit berbaur lainnya milik RS. Rumani. Ditemani 2 buah almari, juga buku tak lebih dari 500, dan 1 orang staf. 1985, manakala AKZI Muhammadiyah Semarang berdiri, pengelola bertambah 1 orang. 1987, saat gedung telah purna,  perpustakaan ada  dilantai dasar, diiringi  5 buah almari.1989 s/d 1995 perpustakaan pindah di lantai 3, karyawan 4 orang. Sekarang, Perpustakaan Fakultas Kedokteran saat ini menempati ruangan be AC dengan luas ruangan 64 m2 yang berlokasi di lantai dua yang jadi satu dengan Gedung Perkuliahan Kedokteran.

Visi
Perpustakaan UNIMUS menjadi pusat informasi dan dokumentasi yang berbasis jaringan global.

Misi

  • Menjadikan perpustakaan UNIMUS sebagai pusat informasi dan dokumentasi bagi civitas akademika dan masyarakat.
  • Memberi layanan informasi dan dokumentasi yang berwawasan global bagi civitas akedemika Unimus, non-akademika Unimus dan masyarakat luas.
  • Menjadi sarana pengembangan sumber informasi dan dokumentasi.
  • Mengembangkan sistem manajemen perpustakaan yang efisien dan efektif.
  • Membentuk link dengan beberapa universitas dan institusi lain nasional dan internasional

Motto

KaryawanPerpustakaan : Layanan prima yang cepat, mudah, tepat dan berorientas kepada pengguna
PenggunaPerpustakaan : Nyaman, aman, mudah, tersedia
Pustakawan : Profesional, mandiri, dan kompeten

Kebutuhan dana untuk perpustakaan UNIMUS masih diatur oleh Pusat (UNIMUS) semua pemasukan masih terkontrol khusus oleh bagian keuangan UNIMUS yang terkait oleh bidang pengadaan. Pedoman dan alokasi dana yang diterima oleh Perpustakaan UNIMUS berasal dari Denda pemustaka, Pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota), administrasi bebas perpustakaan, dan mendapat UMK 2.000.000,- / bulan. pengadaan. Dana yang didapat oleh perpustakaan akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan koleksi yang tidak dipenuihi oleh bagian pengadaan. Untuk penambahan koleksi perpustakaan hanya mengajukan judul-judul ke bagian pengadaan dan yang akan mengadakan adalah bagian pengadaan.

Pada tahun 2010 perpustakaan UNIMUS merencanakan anggaran untuk pengembangan koleksi baik cetak maupun non cetak dianggarkan sebesar Rp.150.000.000 tetapi hanya direalisasikan sebesar Rp.136.500.000 dibagi 4 perpustakaan (Upt, Perpus Unit 1, Perpus unit 2 dan Perpus FK) dan sumbangannya buku dari Mahasiswa yang akan di wisuda 1 buah buku / siswa


STRUKTUR ORGANISASI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG

(BELUM BISA DILIHAT)

  1. Hal yang tercakup dalam Kebijakan

Visi, Misi, Motto, dan Tujuan Perpustakaan; Pemustaka; tanggungjawab atas pengembangan kolesi; Pedoman dan alokasi dana; Kebijakan Seleksi, Prosedur dan Prioritas; Tingkat Materi yang Dikumpulkan; Pemakai yang mendapat Prioritas; Supliyer; Koleksi yang diprioritaskan; Weding; Kebijakan Hadiah/sumbangan; Hubungan Kerjasama; Kebijakan tentang keluhan dan pengaduan.

  1. Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan

  • Judul,daftar isi Buku dan Judul, Daftar Isi, Abstrak, Bab 1,2,3 dan Daftar Pustaka menjadi kelebihan ketika menelusur Buku dan skripsi di internet.
  • Fotocopi Koleksi lebih luwes, Pemustaka hanya meninggalkan KTM lalu membawa buku tersebut untuk difotocopi lalu langsung dikembalikan hari itu juga.

Kekurangan

  • Kliping di tinggalkan
  • Pencairan dana terlalu lama (2 tahun)
  1. I.                   Analisis Kebijakan Pengembangan Koleksi

Kebijakan yang lebih baik adalah kebijakan pengembangan koleksi dari unimus, walaupun belum memiliki kebijakan sendiri, namun telah memiliki acuan dari kebijakan pusat sebagai pedoman dalam melaksanakan program-program.

Kebijakan yg perlu di revisi adalah kedua perpustakaan, pertama, perpustakaa FK Unimus harus membuat kebijakan sendiri guna pedoman perpustakaan FK. Kedua, begitu pula dengan perpustakaan FK Undip harus membuat aturan sendiri atau minimal memiliki acuan dari perpustakaan pusat.

Kebijakan yang paling sesuai dengan pengguna perpustakaan adalah semua kebijakan sesuai dengan pengguna perpustakaan, hanya perlu dimaksimalkan saja program-program  perpustakaan dan setahun sekali merevisi kebijakan tersebut dengan semangat tinggi dari pegawai perpustakaan demi kemajuan perpustakaan.

Kebijakan mana yang ingin direkomendasikan kerekan kerja adalah kebijakan dari Unimus yang lebih lengkap untuk memenuhi syarat suatu kebijakan.


Lampiran Jawaban Hasil Wawancara

Hasil Wawancara KPK FK Undip bersama Ibu Kunarsih pada Kamis 24 November 2011

  1. Tdk ada penganggaran buku, Cuma sumbangan buku dari wisudawan yg judulnya di usulkan dari pustkawan dan pemustaka yg telah di survey beberapa bulan atau tahun yg lalu, (wisudawan 3 bln sekali).
  2. Pengadaan, pimpinan perpustakaan hanya mengusulkan proposal lalu di setujui o/ dekan.
  3. Jenis Koleksi tentang Kesehatan disesuaikan dengan jurusan.
  4. FK menerbitkan majalah dari MMI (media medical Indonesia), lalu dikirim ke semua fak.kedokteran dan juga menerima majalah dari semua fak.kedokteran se indonesia.
  5. Pembuatan Kliping setahun sekali pada tahun yg lalu.
  6. Karya Tulis Ilmiah mhs d kumpulkan ke perpustakaan sebelum mhs tsb mnempuh profesi, karya tulis yang lama di taruh d gudang.
  7. Skripsi dilayankan lewat repositori yang sudah bisa di akses lwt internet dan hanya judulnya saja yang bisa di akses.
  8. Penyiangan tiap bulan.
  9. Stock Opname buku setahun sekali.
  10. Kerjasama dengan toko buku SAGUNG SETO (buku kedokteran & kesehatan)
  11. Ejurnal dilanggankan o/ perpus pusat
  12. Buku baru di input lalu bisa di telusur di komputer perpus FK atau lewat internet dimanasaja dengan alamat fk.undip.ac.id lalu klik perpustakaan. Namun hanya informasi cover nya saja yang disajikan.
  13. Prosentasi koleksi kebanyakan dari dalam negeri.

Hasil wawancara Perpustakaan FK UNIMUS besama mas Fatur pada Selasa  29 November 2011

  1. Kebijakan pengembangan koleksi Perpustakaan FK mengacu pada Kebijakan Pengembangan Koleksi dari UPT Perpustakaan pusat karena Perpus FK baru 2 tahun beridir.
  2. Bagian pengadaan mengajukan judul ke rektorat lalu disesuaikan dengan anggaran.
  3. Judul dipilih oleh pustakawan dan pemustaka dari sales yang datang ke perpustakaan
  4. Pustakawan tidak melakukan survei, mahasiswa mengajukan sendiri buku yang diinginkan kepada pustakawan.
  5. Perpustakaan tidak memegang dana, perpustakaan membuat proposal ke rektorat, perpustakaan tidak bisa membeli sendiri, turunnya 2 tahun selanjutnya. Proposal diajukan setahun sekali di ajaran baru.
  6. Seperti pada Kebijakan Pengembangan Perpustakaan Pusat bahwa telah dijelaskan prosedur pengadaan yaitu

Prosedur PENGADAAN BAHAN PUSTAKA

  • UPT Perpustakaan membuat surat kepada Prodi/Dekan agar mengusulkan buku yang dibutuhkan.
  • Petugas perpustakaan membatu mencari daftar buku terbaru dari web site, dari katalog buku penerbit atau toko buku, dengan cara meminta daftar buku yang ada dalam bentuk CD,  untuk dilampirkan.
  • Dapat pula berdasarkan usulan buku dari staff  pengajar.
  • Petugas mebantumelakukan pengecekan terhadap ketersediaan buku yang telah ada, dan memasukkan ke dalam daftar list buku pengadaan.
  • Prodi atau dekan dipersilakan untuk membuat surat  kepada Rektor tentang kebutuhan buku yang akan diadakan, berdasarkan hasil rekapan.
  • Surat yang diajukan akan didisposiskan kepada UPT Perpustakaan, untuk kemudian dilakuan pengecekan oleh petugas.
  • Jika buku yang diusulkan telah ada maka usulan buku tersebut dibatalkan.
  • Jika buku tersebut tidak ada dalam koleksi perpustakaan maka buku tersebut diajukan dalam daftar pembelian atau pesanan.
  • Perpustakaan mencari buku tersebut bersama-sama dengan UPT2K ke toko buku atau melalui pemesanan.

lanjutan wawancara

  1. Pengadaan hibah dari dosen dan mahasiswa sifatnya  isidental
  2. Kerjasama dengan jasa pusperti, tidak ada kerjasama tukar menukar ataupun silang layan
  3. Koleksi  tambahan dari penerbit yaitu unimus sendiri berupa jurnal ilmiah
  4. Kliping ditinggalkan setelah pergantian kepala perpustakaan tahun 2009
  5. Sudah mulai melakukan automasi: Otomasi.lib.unimus.ac.id ; Sikapus.unimus.ac.id
  6. Buku dapat ditelusur lewat alamat web tersebut, bisa melihat cover dan daftar isi.
  7. Skripsi dapat dilihat di digilib.unimus.ac.id, berisi cover, abstrak, daftr isi, bab 1, 2, 3 dan daftar pustaka, dapat diakses dan didownload di luar unimus.
  8. Melanggan e-jurnal yaitu proquest, ebsco, dll.
  9. Penyiangan jarang dilakukan karena koleksi sedikit, stock opname belum dilakukan karena baru 2 tahun berdiri.
  10. Prosentase koleksi indonesia 80% luar 20%

Daftar Pustaka

Hasil wawancara dengan Ibu Kunarsih, Kepala Perpustakaan Fakultas Kedokteran Undip, tanggal 24 November 2011 pukul 13.00 WIB

Hasil wawancara dengan Mas Fathur, Pustakawan Perpustakaan Fakultas Kedokteran Unimus, tanggal 29 November 2011 Pukul 11.00 WIB

http://staff.undip.ac.id/fk/perpustakaan/, Diakses tanggal 25 November 2011 Pukul 12.00 WIB.

http://perpusunimus.wordpress.com/, Diakses tanggal 25 november 2011 12.05 WIB.

Unimus. 2010. Pedoman Kebijakan Pengembangan Koleksi Universitas Muhamadiyah Semarang. Semarang: Unimus.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s