PILIHAN atau TEKANAN oleh Pustakawan

[lanjutan] #2. Sedikit coretan untuk wisudawan maupun dosen dan mahasiswa yang masih aktif.

PILIHAN atau TEKANAN

Salah satu lulusan berkarier di dunia kepustakawanan bagi lulusan ilmu perpustakaan & / informasi seperti lebah madu yang keluar dari sarangnya mencari sari-sari bunga.

Pasca kelulusan mereka (wisudawan tersebut), berbondong-bondong mencari lowongan kerja di dunia kepustakawan adalah rutinitas setiap periode wisuda. Beruntunglah ketika bertepatan pada jadwal Pegawai Negeri Sipil. Bersyukur pasti terucap dalam hati maupun lisan dari wisudwan maupun orangtua mereka. Kalaupun tidak, perpustakaan di sekolah, universitas dan dosen tetap menjadi populer bagi lulusan ilmu perpustakaan. Tak dipungkiri juga, lulusan tersebut belok atau memutar haluan menekuni di bidang lain non kepustakawanan / informasi / literasi yang mungkin lebih diminatinya.

“Tujuan kuliah adalah berpenghasilan yang cukup untuk hidupnya kelak”, kata seorang laki-laki tua kisaran 40-50 tahun yang penulis tidak sengaja bertemu beliau duduk berhadapan di salah satu gerbong kereta Sri Tanjung tujuan St.Gubeng Surabaya.

Mari kita gabungkan kedua paragraf di atas. Para lulusan jurusan ilmu perpustakaan apakah memiliki tujuan yang sama seperti yang diungkapkan bapak tersebut? Setidaknya tujuan itu tidak sepenuhnya salah. Benar malah. Akankah tujuan tersebut mengkotakkan (baca: menyempitkan) maksud dunia kepustakawanan yang akan menjadi bidang kariernya kelak?

Dunia kepustakawanan itu sangat luas. Seperti yang diungkapkan Direktur YPPI (Dibaca: Yepi), Trini Haryanti menuliskan dalam status FB nya pada 28 Sept 2013, “alumni Jurusan Perpustakaan diharapkan memahami bahwa dunia kepustakawanan sangat luas untuk menentukan pilihan”. Pilihan berkarier di luar gedung perpustakaan adalah salah satunya.

Sama halnya ibu Harkrisyati Kamil dalam catatan di FBnya pada awal tahun 2009 tentang 15 Pokok perhatian yang perlu segera mendapat perhatian bersama dalam Tantangan dan permasalahan Kepustakawanan Indonesia. Salah satunya adalah penyelenggara pendidikan kehilangan orientasi ilmu dan terpaku pada pengajaran hal-hal teknis. Ini ikut menyumbang pada kesalahpahaman di masyarakat tentang profesi pustakawan. Beliau menambahkan bahwa ‘penguasaan ilmu perpustakaan & informasi merupakan lawan dari penguasaan ilmu teknis semata’.

Sehingga pustakawan harus pandai dan cerdas memanfaatkan apa yang ada disekitarnya untuk dapat membantu masyarakat memanfaatkan teknologi informasi bagi kepentingan masyarakat. Bukan menunggu mereka datang kepada kita.

Maka dari itu, ide kreatif pustawakan di era sekaranglah yang menjadi tuntutan bersama kita semua. Era pustakawan tua berkacamata tebal dan terlihat garang janganlah digubrik atau diolok-olok, sebagai generasi muda tentunya bercanda ria dan bersahaja dengan pustakawan tersebut adalah langkah yang tepat. Mereka memiliki segudang pengalaman yang wajib ditularkan kepada generasi muda. Sebagai generasi muda yang memiliki ide kreatif tentunya menjadi penggerak dilapangan tanpa pamrih dan tak takut terik matahari. Saling merangkul menciptakan satu kekuatan besar adalah hal yang mutlak dilakukan. Gerakan sporadis hanyalah gerakan yang sudah pasti mudah ditebak akan terbenam sebelum waktunya.

gambasDiibaratkan buah ‘Gambas’ adalah pustakawan, buah Gambas yang muda pasti banyak dicari sebagai buah dan sayur yang berwarna hijau mencolok kaya vitamin. Ternyata, spons dan biji Gambas yang tua memiliki manfaat yang amat banyak. Sponsnya merupakan pembersih badan maupun cucian didapur yang belakangan ini semakin populer. Di Amerika, biji yang volumenya besar, menghasilkan lemak nabagi dan bisa dijadikan minyak goreng. Begitu banyak manfaat kedua gambas muda dan tua ini. Bayangkan ketika gambas muda dan gambas tua dimanfaat bersama dalam satu lingkup, pastinya sangat bermanfaat sekali di lingkungan tersebut.

Salam, DIckI Agus Nugroho,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s