RoomToRead: Habbit of Reading

Habbit of Reading: Kuliah 1 Semester Dilahap 1 Pekan.

Lembang Bandung 11-14 Juni 2015. Kebiasaan Membaca perlu dibiasakan sejak Sekolah Dasar. Room To Read datang ke Indonesia dengan membawa teori Habbit of Reading (Kebiasaan Membaca) di Sekolah Dasar.

Bekerjasama dengan lembaga ProVisi, Mr David, (bule paling belakang), pelatih dari perwakilan Room to Read, menyelenggarakan pelatihan Kebiasaan Membaca kepada YPPI, Taman Bacaan Pelangi dan Dompet Duafa.

Gedung perpustakaan yang bagus, koleksi yang sesuai pemustaka (pembaca), kerjasama masyarakat adalah beberapa fitur untuk mendukung kebiasaan membaca anak.

Namun, “Peran aktif pustakawan adalah kuncinya.”, tutur Mr David. Pustakawan atau guru kelas perlu aktif mengajak anak-anak ke perpustakaan untuk mengarahkan buku mana yang harus dibaca. Jangan dibiarkan memilih sembarang buku.

Jika fasilitas perpustakaan menunjang kenyamanan membaca. Koleksi yang beragam merangsang kebiasaan membaca. Akses dan jadwal kunjung yang mudah mampu memelihara kebiasaan membaca. Semua itu tidak akan berarti tanpa adanya petugas perpustakaan atau pustakawan sebagai aktor utama di perpustakaan (Room To Read)

Pustakawan yang aktif adalah kuncinya. Hal senada diungkapkan juga CEO YPPI, Trini Haryanti, ketika menjalankan program di pelosok Bayung Lencir, Provinsi Jambi.

Trini mengungkapkan, peran pustakawan untuk tidak saja bekerja secara teknis, tetapi membuka kegiatan yang mendekatkan buku seperti klinik perpustakaan, klinik minat baca, dan pendampingan kelompok.

Sri Darma Lokandari, S.S.
Kepala Perpustakaan PIIPL (Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu) juga mengungkapkan hal yang serupa. Pustakawan yang memilikj penuh keramahan dan membantu siswa memilih buku akan diteladani siswanya.

Supaya dapat terintegrasikan pada proses pembelajaran, untuk itu kerjasama yang baik perlu diciptakan antara guru dan pustakawan sekolah.

Menurut penulis, saya juga sependapat peran pustakawan sangat penting. Tanpa mereka, gedung yang megah akan tiada artinya. Namun pustakawan harus memahami tugas mereka yang tidak sekedar menyediakan buku. Tapi membuat siswa menjadi terbiasa membaca.

“Kebiasaan membaca memiliki pengertian siswa sering, sukarela dan menikmati buku yang dibacanya di perpustakaan dan di rumah.” Mr David.

http://duniaperpustakaansekolah.blogspot.com/2015/02/peran-pustakawan-sekolah-di-abad-21.html?m=1
http://triniharyanti.blogspot.com/2009/05/membangun-gerakan-literacy-informasi.html?m=1
Www.donotreadthis.org
Www.roomtoread.org.
Www.pustakaindonesia.org

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s