Ini Tips Menerapkan Revolusi Mental melalui Membaca

Ini Tips Menerapkan Revolusi Mental melalui Membaca.

Maret 2016 sempat muncul isu pembangunan Perpustakaan Megah oleh DPR. Ada yang pro dan kontra. Lepas dari pro dan kontra itu. Saya menemukan semangat juang membentuk mental membaca. Apa saja itu?

Bapak Pimpinan DPR, Bapak Ade Komarudin, mengatakan, “perpustakaan bagus untuk negara.”

Beliau menyadari akan tidak tersedianya perpustakaan yang memadai. Dan menyadari bahwa negara tetangga yang maju karena kondisi perpustakaannya bagus dan memadai fasilitas dan koleksinya.

Ibu Yeni, Direktur Forum Indonesia bidang Transparansi, pada Artikel yang sama, mengungkapkan bahwa penting pembangunan perpustakaan di wilayah terdepan dan terluar negara Indonesia. Sehingga anak-anak didaerah terluar Indonesia bisa menikmati membaca buku.

Di berita selanjutnya, Bapak Muhidin M Dahlan, komunitas @radiobuku, malah menginginkan UU Buku.

Setali tiga uang, di Kota Surabaya, disaat bersamaan sedang diselenggarakan Seminar Nasional, dengan judul REVOLUSI MENTAL DENGAN MEMBACA

Menurut ibu Trini Haryanti, Membaca ditinjau dari levelnya, ada 4 tingkatan. Tingkatan paling dasar atau pertama adalah “Membaca Tingkat Dasar” yaitu membaca asal saja dan membaca pesan singkat. Sayangnya, warga Negara Indonesia malah banyak mengisi tingkatan ini yaitu 70% dr total penduduk. Padahal tingkatan ini paling dasar sekali.

Tingkatan kedua adalah Inspeksionalisia yaitu membaca dengan individu yang meluangkan waktu khusus. Contohnya membaca buku fiksi, email terkait pekerjaan, koran, buku masak dll yang bertujuan mengetahui dan memberikan informasi secara jelas dan terstruktur.

Lalu tingkat ketiga adalah Analitis yaitu membaca secara keseluruhan seperti membaca buku pelajaran. Sedangkan tingkat teratas adalah Sintopikal yaitu membaca keseluruhan dengan bertujuan mencari referensi. Seperti jurnal ilmiah.

Lantas apa itu hubungan dengan Revolusi Mental?

Revolusi mental adalah gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala.

Sedangkan praktek Revolusi Mental adalah menjadi manusia yang berintegritas mau bekerja keras dan punya semangat gotong royong.

Membaca dan revolusi mental saling berkaitan. Membaca akan mengubah perilaku bila meningkat levelnya. Karena ketika mencapai level tiga atau empat akan sangat berpengaruh. Berpengaruh bagi kebutuhan hidup yang menopang profesi individu tersebut.

Individu yang mencapai level tertinggi akan terus memuaskan hidupnya dengan membaca karena akan mempengaruhi tingkat kemanfaatan hidup.

Sehingga revolusi mental bagi individu tersebut sudah melekat. Revolusi mental dengan membaca yang dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan akan membentuk karakter. Karakter apa itu? Karakter revolusi mental yang berintegritas (konsisten pada nilai luhur, jujur, dan berkarakter).

Kumpulan Individu – individu tersebut akan membentuk masyarakat yang cerdas dan berkualitas yang akan menguatkan Indonesia menjadi luar biasa.

Materi diatas disampaikan oleh Ibu Trini Haryanti , CEO YPPI, dalam acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Perpustakaan dan Kearsipan Prov Jawa Timur bekerjasama dengan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Prov Jawa Timur.

Seminar sehari ini Berjudul Revolusi Mental dengan Mental yang diselenggarakan di gedung Aula Graha Pustaka, Jl Menur Pumpungan 32 Surabaya, pada pukul 9.00-12.00 WIB di hari rabu ini (Rabu 30 Maret 2016).

Lantas Siapa saja kedua pembicara lainnya? Pembicara nasional lain yang mengisi yaitu Bapak Wibowo Purnomohadi, Ketua TBM Jatim; dan Bapak Melkion Donald, Sekretaris GPMB Jatim

Telah membaca:

Surat Kabar Jawapos, rabu 30 maret 2016 hlm 2 & 4.

Materi seminar: http://www.triniharyanti.id/2016/03/revolusi-mental-dengan-membaca.html?m=1

Foto bareng dari kiri, saya sendiri, mas wahyu, ibu peserta dari Jember, dan Ibu Munti.

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s